Wednesday, February 1, 2012

Berkenalan dengan Sistem Operasi FreeBSD Berlogo Setan


Logo FreeBSD - ITRumahSakit.com

FreeBSD merupakan sistem operasi yang digunakan untuk mendukung server modern, desktop, dan platform tertanam. Komunitas besar terus mengembangkannya selama lebih dari tiga puluh tahun. Fitur jaringan, keamanan, dan penyimpanannya yang canggih menjadikan FreeBSD sebagai platform pilihan untuk situs web dan perangkat jaringan serta penyimpanan yang tertanam paling luas. FreeBSD banyak digunakan oleh perusahaan, penyedia layanan internet (ISP), peneliti, profesional komputer, pelajar dan pengguna rumahan di seluruh dunia dalam pekerjaan, pendidikan, dan lain-lain. Pada dasarnya tujuan umum dari proyek FreeBSD untuk menyediakan sistem operasi yang stabil dan cepat yang dapat digunakan untuk tujuan apa pun dengan gratis.

Kapan saya mulai menggunakan FreeBSD? Saya sebenarnya ketinggalan mengetahui FreeBSD, karena baru tahun 2012 saya mulai mengenal dan memakainya. Padahal OS satu ini sudah lama sekali ada. Hal ini dikarenakan kebanyakan orang tidak benar-benar menggunakan sistem operasi. Mereka hanya menggunakan aplikasi, termasuk saya!. Sebenarnya FreeBSD dirancang untuk menyediakan lingkungan yang kuat dan berfitur lengkap untuk aplikasi. Seperti  mendukung berbagai web browser, office suite, pembaca email, program grafis, lingkungan pemrograman, server jaringan, dan banyak lagi. Sebagian besar aplikasi ini dapat dikelola melalui Ports Collection dalam FreeBSD. Di Indonesia sendiri sudah banyak yang menggunakan sistem operasi ini, bahkan vendor-vendor software juga banyak yang menggunakan sebagai server database atau aplikasi mereka di tempat klien. 

Nah bagaimana jika digunakan untuk komputer sehari-hari apakah banyak juga yang memakainya?. 

Ini yang menjadi dilema, jika suatu aplikasi tertentu hanya tersedia pada satu sistem operasi, sistem operasi itu tidak dapat diganti begitu saja. Alasan klasik memang, padahal jika OS ini diterapkan di kantor atau sebagai Server Internet atau Workstation yang andal, FreeBSD hampir pasti akan melakukan semua yang Anda butuhkan. Banyak pengguna komputer di seluruh dunia, termasuk pemula dan berpengalaman administrator UNIX®, menggunakan FreeBSD sebagai satu-satunya sistem operasi desktop mereka.

Memang tidak mudah mengajak penguna komputer untuk mulai migrasi menggunakan FreeBSD ini, terlebih pengguna yang sudah terbiasa dari pertama belajar komputer menggunakan satu OS “Logo Jendela” tertentu hingga saat ini dan tidak mau move on. Pada dasarnya pengguna yang akan bermigrasi ke FreeBSD dari lingkungan UNIX® lainnya akan menemui fitur-fitur di OS tersebut dari FreeBSD. Termasuk untuk pengguna Windows® dan Mac OS® mungkin akan tertarik dengan menggunakan TrueOS, ya OS ini distribusi desktop berbasis FreeBSD. Namun memang permasalahannya untuk pengguna Non-UNIX® mereka harus bersedia menginvestasikan waktu tambahannya  dalam mempelajari cara UNIX® dalam melakukan sesuatu. :D

FreeBSD memiliki kemiripan dengan Linux, tetapi dengan dua perbedaan besar yaitu dalam lingkup dan perizinan. Dimana FreeBSD mempertahankan sistem operasi yang lengkap, yaitu memberikan kernel, driver perangkat, utilitas userland, dan dokumentasi. Sedangkan sebagai lawannya yaitu  Linux hanya memberikan kernel dan driver saja, dan mengandalkan pada pihak ketiga untuk perangkat lunak sistem. Kelebihan FreeBSD lainnya adalah kode sumber FreeBSD umumnya dirilis di bawah lisensi BSD(permissive BSD license), dibandingkan dengan copyleft GPL yang digunakan oleh Linux. 

Sebagian besar perangkat lunak yang berjalan di Linux dapat berjalan di FreeBSD menggunakan opsi built-in compatibility layer. Oleh karena itu, sebagian besar biner Linux dapat dijalankan di FreeBSD, termasuk beberapa aplikasi proprietary yang didistribusikan hanya dalam bentuk biner. Compatibility layer ini bukan emulasi tetapi merupakan antarmuka panggilan sistem Linux yang diimplementasikan dalam kernel FreeBSD. Selain itu, FreeBSD menyediakan compatibility layer untuk beberapa sistem operasi mirip Unix lainnya selain Linux, seperti BSD / OS dan SVR4. Namun, pada umumnya dan lebih baik bagi pengguna untuk mengkompilasi program tersebut secara langsung di FreeBSD itu sendiri. Dukungan ini lebih baik dicoba dan digunakan sekalian pada versi terbaru atau setidaknya pada versi 2.6.18 ke atas agar lebih mulus, karena system calls tersedia sejak FreeBSD 7.0.


Pada rilis 10.3, FreeBSD sudah dapat menjalankan binari Linux 64-bit. Selain itu, FreeBSD telah mengimplementasikan sejumlah antarmuka kernel asli Microsoft Windows NDIS untuk memungkinkan FreeBSD untuk menjalankan driver jaringan khusus Windows.

Bagaimana apakah Anda tertarik untuk mulai memakai sistem operasi FreeBSD? baik untuk pekerjaan sehari-hari maupun server di klien Anda? Silahkan tinggalkan komentarnya dibawah apabila terdapat perbedaan pendapat mengenai FreeBSD ini. 


Akhir kata sampai jumpa di artikel selanjutnya mengenai Cara Install MySQL padaFreeBSD.


Salam,

— ITRumahSakit.com

0 komentar